obat alami keputihan
Baru! Ini salah satu bukti keunggulan obat alami :

“Saya minum obat alami keputihan XAMthone-Plus 6 botol selama selama 1 bulan dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur.”
Reaksi positif jus herbal alami XAMthone-Plus sebagai obat alami mujarab bagi penderita keputihan:
Nama : Debby Puspitasari
Asal : Jakarta, DKI Jakarta
Umur : 26 tahun
Profesi : Karyawati Swasta
Penyakit : Keputihan
Saya minum XAMthone-Plus 6 botol selama selama 1 bulan dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur. Saya juga merasakan ada manfaat lainnya, setelah saya lihat-lihat kulit saya, ternyata ada perubahan dari yang tadinya kering sekarang bercahaya, teman-teman saya juga bertanya-tanya, saya pakai kosmetika apa? Saya bilang saja, minum jus kulit buah manggis XAMthone-Plus.
Nama : Dewi Permatasari
Asal : Bintaro, Tangerang
Umur : 20 tahun
Profesi : Karyawati Swasta
Penyakit : Keputihan
Saya minum XAMthone-Plus 5 botol selama 3 minggu dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur. XAMthone-Plus memang luar biasa, jus kulit manggis pertama dan satu-satunya di dunia dan Indonesia.
Nama : Putri Hemalia
Asal : Jakarta, DKI Jakarta
Umur : 23 tahun
Profesi : Mahasiswi
Penyakit : Keputihan
Saya minum XAMthone-Plus 3 botol selama 2 minggu dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur. Menurut pakar herbal sebaiknya saya minum sampai waktu tidak terbatas, karena tidak ada kandungan kimia yang membuat penyakit baru dalam tubuh.
Nama : Rara Susilawati
Asal : Jakarta, DKI Jakarta
Umur : 27 tahun
Profesi : Karyawati Swasta
Penyakit : Keputihan
Saya minum XAMthone-Plus 5 botol selama 3 minggu dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur. Saya sampai saat ini masih meminumnya karena saya yakin akan khasiat lain dari jus kulit buah manggis ini.
Nama : Lula Minarti
Asal : Bandung, Jabar
Umur : 38 tahun
Profesi : Wanita Karir
Penyakit : Keputihan
Saya minum XAMthone-Plus 3 botol selama 2 minggu dan hasilnya mengejutkan, karena keputihan saya hilang dan badan terasa sangat segar kala beraktivitas. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam sesudah makan sebelum tidur.
Dapatkan Discount Menariknya disini !
K e p u t i h a n
Faktor Pemicu/Penyebab Keputihan (Pek Tay) Pada Alat Kelamin Wanita
Pengertian umum dari keputihan adalah penyakit kelamin pada perempuan (vagina) di mana terdapat cairan berwarna putih kekuningan atau putih kekelabuan baik encer maupun kental, berbau tidak sedap dan bisa menyebabkan rasa gatal. Hampir semua wanita pernah mengalami keputihan atau pektay dalam bahasa cina.
Penyakit gangguan alat reproduksi wanita ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, yaitu jamur, bakteri, virus dan parasit. Di bawah ini merupakan penjelasan singkat masing-masing faktor pemicu atau penyebab keputihan tersebut :
* Jamur
Umumnya disebabkan oleh jamur candida albicans yang menyebabkan rasa gatal di sekitar vulva / vagina. Warna cairan keputihan akibat jamur berwarna putih kekuning-kuningan dengan bau yang khas. Keputihan jamur bisa diakibatkan oleh kehamilan, penggunaan pil KB, steroid, diabetes, obesitas, antibiotik, daya tahan tubuh rendah, dan lain sebagainya.
* Bakteri
Biasanya diakibatkan oleh bakteri gardnerella dan keputihannya disebut bacterial vaginosis dengan ciri-ciri cairannya encer dengan warna putih keabu-abuan beraroma amis. Keputihan akibat bakteri biasanya muncul saat kehamilan, gonta-ganti pasangan, penggunaan alat kb spiral atau iud dan lain sebagainya.
* Virus
Keputihan yang diakibatkan oleh virus biasanya bawaan dari penyakit hiv/aids, condyloma, herpes dan lain-lain yang bisa memicu munculnya kanker rahim. Keputihan virus herper menular dari hubungan seksual dengan gejala ada luka melepuh di sekeliling liang vagina dengan cairan gatal dan rasanya panas. Sedangkan condyloma memiliki ciri gejala ada banyak kutil tubuh dengan cairan yang bau yang sering menyerang ibu hami.
* Parasit
sumber : Organisasi.Org :
KLIK DISINI UNTUK PEMESANAN !
Solusi pengobatan keputihan dengan obat herbal keputihan xamthone plus, alasan ilmiahnya:
Informasi sangat penting untuk di ketahui bahwa xanthones yang terkandung dalam xamthone plus jus manggis mempunyai kandungan :
* Sebagai anti bakteri
Kemampuan lain dari xanthone adalah mematikan bakteri. Beberapa peneliti tentang manfaat xanthone memperlihatkan bahwa xanthones bersifat antimikroba terhadap MRSA(methicilin resistant staphylococcus aureus), yaitu bakteri yang kebal terhadap obat antibiotik yang dapat menyebabkan infeksi farah.
Penyakit akibat RMSA memang tidaak di kenal di indonesia. namun di beberapa negara, seperti Amerika, bakteri ini sangat menakutkan karena dalam waktu singkat akan memakan sel-sel tubuh manusia. Bakteri ini dapat meneyebabkan cacat fisik dan kematian pada para penderitanya. dikutif dari buku “DAHSYATNYA MANGGIS UNTUK MENUMPAS PENYAKIT, Karangan DR.Ir. Raffi Paramawati,MSi, Halaman 61“
* Sebagai anti jamur
Xanthones yang terkandung dalam jus manggis juga memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas kapang atau jamur. Penyebab penyakit atau fitophatogenik. Beberapa contohnya adalah Fusarium oxyporum V, Alternaria tenius, dan Dreschlera oryzae (Cochliobolus miyabeanu). Penelitian yang dilakukan oleh geetha dan Gopalakrishnan juga membuktikan hal tersebut,“dikutif dari buku “DAHSYATNYA MANGGIS UNTUK MENUMPAS PENYAKIT, Karangan DR.Ir. Raffi Paramawati,MSi, Halaman 63“
* Sebagai anti virus
Mangostin xamthone yang terkandung dalam kulit manggis telah di buktikan mampu menghambat siklus replikasi virus HIV (Vliettinck,1998)
Hasil penelitian Vlietinck,1998 Memeperkuat penelitian sebelumnya yang dilakukan di cina yang juga menyimpulkan bahwa ekstrak kulit manggis menunjukan potensi dalam menghambat HIV-1 Protease yang mempengaruhi replikasi HIV (Chen et al., 1996) Tampaknya mekanisme kerja xanthone berbeda dengan obat antretroviral (ARV), “dikutif dari buku Dahyatnya manggis untuk menumpas penyakit, Karangan DR.Ir. Raffi Paramawati, MSi“
* Sebagai anti parasit
Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Xanthones yang terdapat dalam kulit manggis mempunyai sifat selain yang di sebutkan diatas juga mempunyai Anti parasitic
Pendapat Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S.(Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung) Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan
Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.
Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa XAMthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa XAMthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.
Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.
Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.
Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.
Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.
Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. dan juga mengatasi keputihan. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah.
—————————————————–
Kenapa harus dengan obat alami?
Simak dan fahami dulu perbedaan obat alami /herbal dengan obat kimia
Obat Kimia :
- Lebih diarahkan untuk menghilangkan gejala-gejalanya saja.
- Bersifat sympthomatis yang hanya untuk mengurangi penderitaannya saja.
- Bersifat paliatif artinya penyembuhan yang bersifat spekulatif, bila tepat penyakit akan sembuh, bila tidak akan menjadi racun yang berbahaya.
- Lebih diutamakan untuk penyakit-penyakit yang sifatnya akut (butuh pertolongan segera) seperti asma akut, diare akut, patah tulang, infeksi akut dan lain-lain.
- Reaksi cepat, namun bersifat destruktif artinya melemahkan organ tubuh lain, terutama jika dipakai terus-menerus dalam jangka waktu lama.
- Efek samping yang bisa ditimbulkan iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, mengakibatkan lemak darah.
Obat Herbal/alami :
- Diarahkan pada sumber penyebab penyakit dan perbaikan fungsi serta organ-organ yang rusak.
- Bersifat rekonstruktif atau memperbaiki organ dan membangun kembali organ-organ, jaringan atau sel-sel yang rusak.
- Bersifat kuratif artinya benar-benar menyembuhkan karena pengobatannya pada sumber penyebab penyakit.
- Lebih diutamakan untuk mencegah penyakit, pemulihan penyakit-penyakit komplikasi menahun, serta jenis penyakit yang memerluakan pengobatan lama.
- Reaksi lambat tetapi bersifat konstruktif atau memperbaiki dan membangun kembali organ-organ yang rusak.
- Efek samping hampir tidak ada, asalkan diramu oleh herbalis yang ahli dan berpengalaman.
Proses penyembuhan secara garis besar digolongkan menjadi 3, yaitu:
- Proses penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan. Reaksi yang mungkin muncul berbeda-beda pada tiap individu, misal: pusing, mual, sakit perut.
- Proses detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul: batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, borok, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar.
- Proses regenerasi, dimana setelah menerima pengobatan, tubuh mengganti sel-sel lama dengan sel-sel baru untuk memperbaiki sel, jaringan atau organ yang telah rusak.
Reaksi yang mungkin muncul: rasa sakit pada bagian tubuh tertentu, kulit pecah-pecah, badan lemas, demam, dll. Proses penyembuhan yang terkadang menimbulkan reaksi tidak nyaman di atas, harus dialami oleh tubuh supaya tubuh bisa mengalami kesembuhan.
Jika Anda merasakan reaksi tidak mengenakkan setelah menggunakan pengobatan alternatif (termasuk terapi herbal), dan kemudian Anda menghentikan pengobatan yang diberikan, itu sama saja dengan menghentikan proses penyembuhan.
Tahukah anda bahwa obat-obatan yang anda konsumsi lama-kelamaan akan menimbulkan penyakit baru yang sebenarnya anda tidak pernah mengalaminya seperti kerusakan pada ginjal, jantung, hati, menyebabkan tumor, hipertensi, merusak usus, mengakibatkan kebutaan, menyebabkan kelumpuhan, kejang-kejang, diare, depresi, paru-paru basah, sesak nafas, sakit kepala, dan lain sebagainya.
HATI-HATI !!! BAHAYA OBAT KIMIA MENGANCAM
Bukti-bukti dan fakta sejarah telah ada di depan mata kita!
Purworejo, CyberNews. Nasib sial dialami Sumino (26), warga RT 02/ RW 01 Desa Ponggok, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.Ditemui di ruang rawat inap Puskesmas, Cangkrep, Purworejo, Rabu (2/4),Dokter Ismanto menjelaskan, dari hasil diagnosa sementara diketahui Sumino terkena slein rash dan eryten yang luas. Jika dibiarkan, maka kondisinya sampai pada steven yansen syndiance. “Kemungkinan pasien memang keracunan obat yang diminum sebelumnya.
Hampir seluruh kulit di badannya bengkang. Mulai dari bibir, kelopak mata, kulitnya bersisik hitam dan timbul sulcus peradangan. “Diagnosa sementara kita simpulkan karena drug eruption atau keracunan obat,” katanya.
(Nur Kholiq /CN05)
Sudirahayu,dirawat di rumah sakit katerna keracunan obat kimia kuilt bintik-bintik
JANGAN AMBIL RESIKO JANGAN SAMPAI HAL INI TERJADI PADA DIRI ANDA !
Harga Rp.230.000,- Volume : 350 ml
—————————————————–
JANGAN RAGU, PESANAN KAMI KIRIM DULUAN,
TRANSFER JIKA BARANG SUDAH ANDA TERIMA,
……AMANKAN…..!
—————————————————–












I don’t even understand how I ended up right here, however I assumed this submit used to be good. I do not know who you are but definitely you’re going to a well-known blogger if you happen to aren’t already. Cheers!
mas, utk yg hiv apa hasil lab nya ada yg bbureah jadi nonreaktif? trus apa bisa saya lihat?trus alamat kantor pusat nya dimana ya?